15 November 2012

CARA MEMASANG INSTALASI LISTRIK DI DALAM DINDING TEMBOK

Kali ini Saya akan berbagi ilmu tentang cara memasang kabel instalasi listrik yang dipasang di dalam dinding tembok, sebagai contoh yang dipasang adalah stopkontak. Mungkin ada diantara anda yang sedang membuat rumah baru dan ingin memasang instalasi listrik sendiri, atau anda yang baru membeli alat elektronik tetapi jumlah stopkontak yang ada tidak mencukupi sehingga diperlukan stopkontak tambahan yang terpasang di tembok.

Pemasangan jalur instalasi listrik yang ditanam di dalam dinding tembok mempunyai beberapa keuntungan diantaranya adalah:
  • Ruangan terlihat rapi karena tidak ada kabel berseliweran yang dapat menganggu pemandangan dan keselamatan.
  • Lebih aman karena kabel terlindung di dalam pipa yang ditanam di tembok.
  • Kabel terhindar dari kerusakan baik oleh gigitan tikus atau tertarik sesuatu.

Cara pemasangan instalasi:

Siapkanlah beberapa peralatan yang dibutuhkan  seperti:
  • Obeng plus dan minus
  • Tang monyong kombinasi
  • Palu
  • Pahat
Siapkan pula bahan-bahan yang dibutuhkan yaitu::
  • Paku 4cm
  • Isolasi satu gulung
  • Pipa paralon PVC atau pipa besi, carilah ukuran yang paling kecil, khusus untuk kabel listrik.
  • Tedus satu lubang satu buah.
  • Kabel NYM ukuran 2X1,5" dengan panjang disesuaikan dengan kebutuhan.
Untuk rumah baru sebaiknya pemasangan instalasi listrik dikerjakan sebelum dinding diplester/diberi adukan untuk memudahkan pemasangan, karena bila pemasangan instalasi pipa listrik dikerjakan setelah dinding diplester maka untuk menginstal pipa kita harus membobok tembok agar lapisan plester terlepas. 

Cara mengerjakan:


1. Tentukan letak stopkontak yang akan dipasang di tembok yaitu dengan cara mengukur ketinggian stopkontak dari lantai sekitar minimal 30cm atau lebih disesuaikan dengan kebutuhan.

2. Pasanglah tedus pada dinding yang telah ditentukan dengan cara dipaku langsung ke dinding.

3. Pasanglah pipa pada dinding, masukkan ujung pipa bagian bawah ke lubang tedus sedangkan ujung pipa bagian atas sejajar dengan ujung dinding.

4. Untuk memperkuat pipa pasanglah dengan klem khusus untuk pipa atau bisa juga dengan memasang paku di sisi kiri dan kanan pipa dengan jarak antar klem 50cm.Untuk mencegah plesteran masuk ke tedus tutuplah/sumpal tedus dengan plastik atau kertas yang diremas-remas. selanjutnya tinggal menunggu tembok dipasang plesteran dan dicat.

5. Setelah dinding diplester maka tahapan berikutnya adalah pemasangan kabel dan stopkontak. Sambungkan kabel NYM ke jalur utama instalasi, kemudian masukkan ujung kabel yang satunya ke dalam lubang pipa dari arah atas lalu masuk ke dalam pipa sampai keluar dari tedus (jangan lupa untuk melepaskan penutup tedus)

6. Siapkan stopkontak, longgarkan sekrup pada kedua konektornya, lalu longgarkan juga sekrup yang berfungsi menggerakan penjepit yang berada di belakang stopkontak.

7. Pasang kabel pada kedua konektor  stopkontak lalu kencangkan sekrupnya. Masukkan bagian belakang stopkontak ke dalam tedus lalu kencangkan dua buah baud yang berada di bagian depan stopkontak agar penjepit stopkontak dapat merenggang dan menjepit dinding tedus.

Artikel terkait:

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan kata-kata yang sopan, dilarang menyertakan link aktif. maaf, komentar tidak akan langsung dibalas karena Saya tidak selalu online. terimakasih atas kunjungannya.


 

Blog Statistic