Hindari hal berikut ini agar Jeans Anda Awet

jeans
Beberapa orang beranggapan bahwa merawat celana jeans sangatlah mudah, hal ini karena persepsi beberapa orang tentang bahan yang digunakan untuk membuat Jeans tersebut. Misalnya saja bahwa bahan jins Denim relatif kuat, karena bahannya tak bisa hancur Seperti yang dapat kita ketahui dari "sejarah-singkat-jeans".

Dari pemahaman yang keliru tersebut banyak orang memperlakukan jeansnya dengan sembarangan akibat tidak mengetahui tentang "Cara merawat jeans" sehingga mengakibatkan menjadi mudah riobek dan tak terpakai lagi.

Selain mudah rusak, warna jeans juga mudah pudar bila kita menperlakukan dengan salah, meskipun ada "Cara Mengembalikan & Merubah Warna Jeans Dengan Wantek"


Seperti kami kutip dari Marie Claire tentang 10 cara yang bisa merusak jins kesayangan Anda:
  1. Jins terlalu sering dicuci, menurut saran para ahli, Denim yang baru dibeli sebaiknya dicuci setelah 4 sampai 6 bulan setelah itu, Anda harus mencucinya sesedikit mungkin. Untuk  membunuh bakteria, masukkan jeans ke dalam freezer.
  2. Memakai Jins yang kepanjangan, selain keliman terlihat berjumbai menyebalkan, bagian bawah jeans juga akan melipat dan menyebabkan robek. Sebaiknya potonglah jeans yang kepanjangan sesuai dengan ukuran tubuh anda sehingga tidak menghambat aktifitas.
  3. Mencuci dengan Mesin, Sebagian orang malas "mencuci jeans dengan tangan", namun percayalah mencuci dengan tangan akan membuat jins kesayangan andan jauh lebih lama/awet dipakai. Jika anda terpaksa untuk mencuci dengan mesin cuci maka cucilah dengan air dingin dan gunakan deterjen penjaga warna. Dan perlu diingat, semakin baru jins Anda maka putarannya harus lebih halus.
  4. Menggunakan pengering, semua orang tahu bahwa denim akan semakin longgar jika sering dipakai, sehingga kita selalu tergoda untuk mengeringkannya di pengering sehingga jins bisa kembali ketat saat dipakai. "Itu sangat salah! Hal itu akan merusak serat denim," kata Francine Rabinovich, penemu Denim Therapy. Mengangin-anginkan jins dengan menggantungnya pada bagian ikat pinggang adalah cara yang baik agar jins tak kisut.
  5. Tidak diuap, daripada mencuci jins, lebih baik uapi jins Anda, itu tak hanya menghaluskan lipatan tapi juga membantu menghilangkan bau tidak sedap.
  6. Membeli jins tidak sesuai ukuran, membeli jeans dengan ukuran lebih besar/longgar akan mengakibatkan lubang/robek pada bagian lutut dan p4ntat. Sebaiknya belilah jins dengan ukuran yang sesuai, yang tak terlalu tinggi pada bagian lutut dan p4ntat," kata Francine. "Semakin melar dan lembut bahan jins, maka semakin bisa robek."
  7. Menggunakan pemutih, Francine mengingatkan bahwa menggunakan pemutih dapat merusak benang. Untuk menghindari merusak bahan, cuci dengan pemutih khusus laundry yang mampu menangani warna kuning dan kumal. Sebagai pencegahan, gunakan pelindung bahan sebelum mengenakan jins Anda.
  8. Cara menyimpan jins yang salah, Daripada menggantung jins di lemari, sebaiknya digulung saja. Hal ini akan mencegah kisut dan menjaga jins tetap pada bentuknya.
  9. Menyimpan barang-barang di saku, menyimpan barang-barang seperti handphone, kartu langganan kereta, dan lipstik dapat mempengaruhi bentuk jins. Melakukan itu terlalu sering dapat mempengaruhi bentuk jins, meninggalkan bekas tanda permanen dan membuat jins rawan robek di area tersebut," kata Francine.
  10. Menangani noda tidak tepat, sebaiknya gunakan bahan pembersih khusus yang tak membuat luntur warna jins. Baca juga: ""