Cara Memasang Saklar Kabel Roll Tiga Kaki

Cara Memasang Saklar Kabel Roll Tiga Kaki

Saat kita memerlukan banyak lubang colokan untuk beberapa peralatan elektronik dengan jarak yang agak jauh, maka saat itulah kita memerlukan suatu alat yang memiliki banyak lubang stopkontak dan kabel yang panjang. Alat itu adalah gulungan kabel atau dalam bahasa Inggrisnya "Roll Cable".

Namun kadang-kadang kabel rol tersebut mengalami kerusakan akibat pemakaian. Bagian Kabel rol yang sering rusak adalah sakelar atau Switch-nya. Lampu yang ada di bagian dalam sakelar ini biasanya akan menyala saat di-ON-kan dan mati saat di-OFF-kan.

Kerusakan yang paling banyak terjadi pada saklar ini adalah putusnya kabel. Untuk memperbaikinya sangatlah mudah yaitu tinggal menyambungkan kabel yang putus pada sambungan yang benar. Sementara untuk saklar yang terbakar atau tidak bisa digunakan lagi maka anda harus mengganti saklar tersebut dengan yang baru.

Kabel Roll


Untuk memperbaikinya Perkabelan saklar pada kabel gulung sangatlah mudah berikut ini cara-caranya:
  1. Buka seluruh baut/skrup yang ada di bagian luar kabel roll.
  2. Sambungkan kaki sakelar nomor satu ke kabel steker dan stopkontak.(kaki nomor 1 berada di bawah kode titik "." atau kode angka satu "|" pada saklar)
  3. Sambungkan kaki saklar yang berada di posisi tengah (kaki nomor 2) ke stopkontak.
  4. Sambungkan kaki saklar nomor tiga ke kabel steker. (kaki nomor 3 berada di bawah kode nol "0" pada saklar)
Read More
Panduan Cara Menggunakan Dispenser Arisa Galon Bawah Terbaru

Panduan Cara Menggunakan Dispenser Arisa Galon Bawah Terbaru

Dispenser Arisa adalah salah satu produk dari jenis dispenser Galon bawah yang didesain untuk memudahkan pemasangan botol galon tanpa ribet.

Dengan menggunakan tangki galon bawah maka anda akan lebih mudah dalam memasang galon tanpa mengangkatnya seperti pada dispenser galon atas. Berikut ini kami sajikan beberapa panduan pemakaian dispenser Arisa yang dikutip dari Channel YouTube resmi Arisa "ARISA Electronic and Home Appliances".


Cara memasang galon:


1. Buka pintu dispenser, dekatkan botol galon.

Buka pintu dispenser, dekatkan botol galon.

2. Longgarkan ulir pengunci Bottle port, lalu pasangkan pada mulut galon. Setelah masuk, kencangkan kembali ulir pengunci dengan memutarnya searah jarum jam.

Longgarkan ulir pengunci Bottle port, lalu pasangkan pada mulut galon. Setelah masuk, kencangkan kembali ulir pengunci dengan memutarnya searah jarum jam.

3. Masukkan dan letakkan botol galon ke dalam kabinet dispenser, lalu tutup kembali pintu dispenser dengan rapat.
Masukkan dan letakkan botol galon ke dalam kabinet dispenser, lalu tutup kembali pintu dispenser dengan rapat.

Mengoperasikan dispenser

Menyalakan:

1. Nyalakan dispenser dengan menekan tombol power ke posisi "ON" yang ditandai dengan tanda "|" . Tunggu proses pengisian tanki selama kurang lebih 5 menit.

Nyalakan dispenser dengan menekan tombol power ke posisi "ON"

2. Perhatikan lampu display, bila berkedip maka proses pemanasan dan pendinginan sedang berlangsung. Pada bagian ini terdapat indikator waktu, indikator proses pemanasan (Heating), dan pendinginan (Cooling) yang dapat diatur sesuai keperluan.

bila lampu display berkedip maka proses pemanasan dan pendinginan sedang berlangsung

Pemanasan/Pendinginan:

Untuk melakukan proses pemanasan/pendinginan air, tekan tombol pemanas dan proses pemanasan akan berlangsung selama kurang lebih 15 menit (Panas) dan 45 menit (dingin). Lampu display akan berkedip untuk menunjukkan proses pemanasan/pendinginan.


Mengatur suhu dan waktu:

Untuk mengatur suhu dan waktu, Anda dapat menggunakan tombol pengatur suhu dan waktu yang dapat diatur sesuai dengan keinginan anda. Caranya adalah dengan menekan tombol UP/DOWN untuk menambahkan/menurunkan suhu dan waktu, tombol ini ditekan beberapa kali hingga mendapatkan angka yang diinginkan.


Mengatur (Seting) suhu air panas yang keluar pada keran "HOT"

1. Tekan tombol "SET" hingga angka digital yang berada di atas tulisan (HEATING) berkedip-kedip.

Menyalakan dispenser Arisa galon bawah

2. Tekan tombol "UP" untuk menambah atau "DOWN" untuk mengurangi hingga mendapatkan suhu panas yang diinginkan. Misalnya anda akan membuat kopi tubruk maka atur agar angka suhunya sekitar 90 derajat selsius atau lebih.

tombol "UP" untuk menambah atau "DOWN" untuk mengurangi-dispenser Arisa


Mengatur (Seting) suhu air dingin yang keluar pada keran "COOL"

Untuk mengatur suhu air dingin yang keluar dari keran Cool caranya hampir sama dengan cara mengatur suhu pada keran HOT. Bedanya terletak pada saat kita menekan tombol SET, maka yang berkedip adalah angka digital yang ada di atas tulisan "COOLING".


Tombol Pengaman keran HOT

Tombol Pengaman keran HOT dispenser Arisa

Dispenser Arisa memiliki tombol khusus yang berguna untuk melindungi keselamatan pengguna terutama anak-anak. Tombol ini terletak pada keran HOT. Letaknya tepat di atas keran HOT, berwarna merah. Untuk mengaktifkannya (Menutup keran agar air tidak mengalir) geser tombol merah ke arah kiri, dan untuk geser ke arah kanan untuk membuka keran dan mengalirkan air.


Incoming search: harga dispenser arisa twd1xl, dispenser arisa bwd 1zl, dispenser arisa 2 kran, dispenser arisa wd 0911t, cara menggunakan dispenser arisa, dispenser arisa galon bawah terbaru, cara pakai dispenser arisa, gambar dispenser arisa, bongkar dispenser arisa
Read More
2 Penyebab Listrik (MCB) Mati Saat Menyalakan Mesin Pompa Air

2 Penyebab Listrik (MCB) Mati Saat Menyalakan Mesin Pompa Air

Beberapa minggu ini admin diminta tolong oleh beberapa tetangga yang listrik di rumahnya sering mati. Listrik mati ditandai dengan jeglek atau OFF nya MCB saat menyalakan mesin pompa air, baik itu pompa berkekuatan kecil (dangkal), sedang, hingga kuat (Sanyo, Shimizu, Jet Pump, Semi Jet Pump, dll ).

Listrik bermasalah yang pertama di datangi adalah sebuah Masjid. Yang memanggil Admin untuk memeriksa adalah Marbotnya. Saat kami datang, MCB pusat yang letaknya dekat dengan meteran dalam keadaan mati. Kemudian kami mencoba menyalakan kembali MCB dengan meng-ON-kannya.

Mesin pompa Air
Saat itu, saklar Mesin Pompa dalam keadaan mati, lalu kami nyalakan pompa dengan meng_ON_kan saklarnya. Ternyata mesin pompa air bekerja seperti biasanya, airpun begitu deras keluar dari keran. Namun selang beberapa menit, MCB jeglek dan mesin airpun ikut mati.

Kecurigaan kami saat melihat kejadian tersebut adalah MCB bermasalah, karena saat diuji, mesin air menyala dengan normal dan air mengalir dengan sempurna. Kemudian Kami menyarankan ke Marbotnya untuk melapor ke PLN agar MCB pusat diganti. Namun, iseng-iseng Kami melihat MCB pusat yang jeglek, ternyata tidak disegel oleh PLN, jadi ada kesempatan untuk mencoba mengganti sementara MCB tersebut dengan MCB cadangan.

Singkat cerita, MCB pusat kami ganti dengan MCB cadangan yang nilainya sama. Saat MCB dinyalakan, kembali Pompa air berputar dengan normal, dan air mengalir. Namun, belum juga satu menit, ternyata MCB kembali mati.

Melihat kejadian ini, Kami berasumsi bahwa tidak ada masalah dengan MCB, kemudian kami memeriksa jalur kabel pompa, takutnya ada yang konslet (hubungan pendek), naum setelah diperiksa kabel dalam keadaan tersambung dengan baik. kemudian kami ukur lilitan/spull mesin air. Setelah diperiksa ternyata lilitan ada yang konslet, ini terlihat pada alat ukur Ohm yang menunjukkan nilai yang kurang standar dari sebuah lilitan.

Untuk memperbaikinya, kami serahkan ke bengkel yang biasa menerima melilit ulang spull, di tempat kami biasa disebut Ngawekel.

Di tempat yang berbeda, kembali kami dimintai pertolongan untuk memperbaiki listreik di salah satu rumah. Kata yang empunya rumah, listrik akan mati setelah menyalakan mesin air. Kemudian dengan bergegas, kami mengecek apa penyebabnya.

Setelah menyalakan MCB, lalu pompa kami nyalakan. Saat itu pompa berjalan dengan air normal, dan air mengalir dengan deras. Namun setelah beberapa menit, listrik mati. Kemudian kami mencoba memeriksa pompa air, karena mungkin saja penyakitnya seperti pompa air yang ada di Masjid tadi.

Namun setelah diukur dengan Ohm meter, ternyata mesin pompa air tidak mengalami kerusakan, baik itu lilitannya ataupun perkabelannya. Sepertinaya MCBnya yang ada masalah. kemudian kami sarankan ke pemilik agar menghubungi PLN untuk menganti MCB yang sudah rusak tersebut.
Read More
Cara Pasang Bracket TV Led Sendiri

Cara Pasang Bracket TV Led Sendiri

Perkembangan teknologi begitu cepat, termasuk dalam perkembangan TV. Kini banyak perusahaan TV yang dulunya memproduksi TV dengan sistim layar tabung kini beralih ke TV layar datar. Televisi layar datar banyak macamnya, dari mulai TV LCD, TV LED, hingga TV Plasma.

Banyak orang lebih memilih TV layar datar karena bentuknya yang tipis dan ringan sehingga tidak banyak memakan tempat.

 Bracket TV

Kali ini Kami akan berbagi pengalaman mengenai pemasangan TV LED di dinding menggunakan Bracket. Berikut ini langkah-langkahnya:


Pasang bracket di dinding

Pasang bagian bracket yang dipasang di dinding, sebelum dipasang sebaiknya anda melakukan hal hal di bawah ini:
  1. tandai lubang untuk Fisher dengan cara menempatkan bracket di dinding, gunakan waterpas yang sudah terpasang di bracket untuk mendapatkan posisi yang datar.
  2. tandai empat lubang baut menggunakan alat tulis.
  3. buat lubang dengan menggunakan bor dengan kedalaman yang disesuaikan dengan panjang Fisher.
  4. Masukkan Fisher, gunakan palu agar Fisher menancap dengan sempurna.
  5. letakkan kembali bracket ke dinding yang sudah terdapat Fisher, pasang empat baut.skrup pada Fisher.

Pasang plat pengait TV

Setelah memasang bracket di dinding, pasang plat pengait pada bagian belakang TV, beriut ini langkah-langkahnya:
  1. ambil salah satu plat, kencangkan dengan dua buah baut
  2. ambil plat lainnya, lakukan hal yang sama.
  3. pastikan plat tidak menutupi lubang-lubang input, seperti lubang antena, lubang adaptor.

Pasang TV ke dinding
  1. pindahkan Tv ke dinding yang sudah dipasang bracket
  2. kaitkan TV ke Bracket
  3. kencangkan dua buah baut yang berada di bagian bawah bracket
  4. atur poisisi tv agar sesuai dengan selera anda.
  5. kencangkan dua buah baut kupu-kupu agar posisi TV tidak berubah.
  6. masukkan jack antena dan jack adaptor.

Demikianlah ulasan dari kami, untuk lebih jelasnya silahkan tonton Videonya di Bawah ini

Read More