Penyebab Mesin Pompa Tidak Mengalirkan Air

Penyebab Mesin Pompa Tidak Mengalirkan Air

Pompa air listrik adalah cara mengalirkan air dari bawah ke atas, bisa dari sumur ke penampungan atau dari penampungan (tandon air) ke penampungan lain (toren). Saat air mengalir dengan normal maka kita dapat menikmati kegiatan sehari-hari dengan lancar, seperti mandi, cuci, siram tanaman dan lain-lain.

Namun dengan seiring berjalannya waktu, kadang-kadang pompa listrik tidak bekerja dengan semestinya. Misalnya Mesin menyala tapi air tidak naik, Air mengalir tapi sedikit-sedikit atau lambat, mesin pompa harus selalu dipancing setiap dinyalakan, mesin pompa air mati total. Beberapa penyebab dari tidak normanya aliran air pada mesin pompa adalah sebagai berikut:

macam-macam pompa air listrik

Lubang pada paralon

Salah satui penyebab tidak naiknya air ke mesin adalah akibat sambungan pipa paralon (yang bertugas menyedot air dari sumur menuju mesin) mengalami kebocoran. Perlu diketahui bahwa tidak boleh ada lubang sekecil apapun pada tiap sambungan ini, karena akan menyebabkan tidak naiknya air.

Biasanya kebocoran yang terjadi pada sambungan paralon adalah disebabkan saat proses pengeleman. pengeleman yang baik adalah, setelah kedua permukaan sambungan diolesi lem, langsung disambung tanpa diputar.

Selain itu bisa juga, kedua paralon yang baru disambung mengalami pergerakan atau berubah posisi.


Klep Rusak

Tesen Klep tidak bisa menahan air yang ada di dalam paralon, sehingga ketika mesin dimatikan, air kembali ke dalam sumur sehingga ir di dalam paralon kosong.


Otomatis

Bila anda menggunakan otomatis pompa air, sebaiknya diperiksa juga bagian ini. Diperlukan pemasangan dan pengaturan yang pas agar switch bekerja dengan baik. (Baca juga: "Cara Memasang Saklar Otomatis Pompa Air Listrik")


Kabel

Periksa jalur perkabelan yang menyuplai mesin pompa apakah pemasangannya sudah benar. (Baca juga: "Cara Memasang Kabel Sakelar Otomatis Pompa Air Listrik ")


Mesin rusak

Hal bisa saja terjadi bila mesin air berputar terus menerus dalam jangka waktu lama sehingga lilitan/spull motor memanas mengakibatkan terbakarnya lilitan.
Read More
Cara Menghitung Ukuran Ampere MCB Rumah

Cara Menghitung Ukuran Ampere MCB Rumah

Adakalanya Listrik di rumah kita sering putus yang ditandai dengan jegleg, jepret atau Off nya MCB. Hal ini diakibatkan oleh MCB yang sudah rusak atau ukuran MCB yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Baca Juga:
MCB (Miniature Circuit Breaker) adalah suatu peralatan pemutus rangkaian listrik pada suatu sistem tenaga listrik. MCB ini akan menyambungkan listrik dari sumber ke beban (pemakaian), namun akan memutuskan arus listrik bila terjadi hubungan pendek/singkat (Konslet) atau pemakaian melebihi kemampuan MCB.
Bagaimanakah Cara Menghitung Ukuran Ampere MCB Rumah? silahkan disimak penjelasannya di bawah ini.

Untuk menghitung besarnya ukuran MCB di rumah anda, maka diperlukan rumus sebagai berikut:

Rumus: P = V x I

MCB C2, C3, C4, C5, C6, C10, C16, C20, C25, C32, C40P (Power) adalah besar Daya Listrik dalam satuan Watt.
V (Voltage) adalah besar Tegangan listrik dalam satuan Volt.
I (Intensity) adalah Arus listrik dalam satuan Ampere.

Contoh: Listrik di rumah Diberi daya oleh PLN sebesar 900 Watt, dengan tegangan sebesar 220 Volt. Berapakah nilai MCB yang diperlukan?

P = V x I
I = P / V

900 = 220 x I
I = 900 / 220
I = 4,09

Jadi Ukuran MCB untuk Daya sebesar 900 Watt dengan tegangan sebesar 220 Volt adalah 4 Ampere yang dalam Bagian luar MCB tertulis C4.

Bagi Anda yang masih bingung,  saya buatkan daftar besaran MCB untuk beberapa daya yang umum di gunakan di rumah-rumah tempat tinggal.


Read More
Cara Membuat Jumper Saklar Ke Stop Kontak

Cara Membuat Jumper Saklar Ke Stop Kontak

Ada kalanya kita akan memasang sebuah saklar yang bersatu dengan stop kontak. Ada dua fungsi yang dapat kita gunakan untuk saklar yang bersatu dengan stopkontak tersebut. Yang pertama adalah, saklar tersebut difungsikan untuk menyalakan atau mematikan sebuah lampu, dan Stopkontak tersebut difungsikan untuk pemakaian alat elektronik lainnya.

Yang kedua adalah, saklar tersebut difungsikan untuk menyambungkan dan memutuskan listrik yang mengalir pada stopkontak di dekat/sebelahnya.
Saklar dan Stop Kontak

Fungsi saklar untuk meyalakan dan mematikan lampu

Pada fungsi ini saklar bertugas memutus dan menyambungkan listrik ke lampu, sedangkan listrik pada stopkontak tetap tersambung.
Fungsi saklar untuk meyalakan dan mematikan lampu
Memasang kabel Fitting lampu / kap lampu - Untuk instalasinya, pertama-tama kita pasang dulu Fitting lampu kemudian pasangkan kabelnya. Satu kabel dihubungkan ke kabel negatif dari jalur utama listrik (bila ada gunakan kabel biru). Sedangkan kabel lain dihubungkan ke saklar (bila ada gunakan kabel hitam), kabel hitam ini gunanya untuk mendapatkan listrik positif dari stopkontak.

Membuat jumper dari saklar ke stop kontak - Setelah kabel dari Fitting lampu terhubung ke salah satu terminal kabel saklar, kemudian kita hubungkan terminal saklar lainnya (warna merah) ke salah satu terminal kabel stop kontak, ini disebut juga jumper dalam gambar berwarna kuning.

Memasang kabel Stop kontak - Terminal kabel pada stopkontak yang terhubung dengan saklar selanjutnya kita hubungkan dengan kabel positif dari jalur utama listrik yang terhubung dengan MCB (gunakan kabel hitam). Sedangkan terminal stopkontak lainnyya dihubungkan dengan kabel negatif dari jalur utama listrik (Kabel biru).


Fungsi saklar untuk menyambung dan memutus listrik Stop Kontak

Pada fungsi ini, saklar bertugas untuk memutuskan dan menyambungkan aliran listrik dari jalur utama menuju saklar
Fungsi saklar untuk menyambung dan memutus listrik Stop Kontak

Menyambung kabel positif ke saklar - Untuk pemasangan diperlukan dua buah kabel saja, satu kabel dari jalur utama listrik yang bermuatan positif (strum, warna hitam) dihubungkan ke salah satu terminal kabel saklar.

Membuat jumper dari saklar ke stop kontak - Satu terminal kabel saklar lainnya (tombol kecil warna merah) dihubungkan ke salah satu terminal kabel pada stopkontak, ini disebut juga jumper dalam gambar berwarna kuning.

Terakhir, terminal kabel lainnya pada stop kontak dihubungkan ke kabel negatif jalur utama listrik (warna biru).
Read More
Penyebab Bagian Pengering Mesin Cuci Lambat Sampai Tidak Berputar

Penyebab Bagian Pengering Mesin Cuci Lambat Sampai Tidak Berputar

Memiliki mesin cuci memanglah menyenangkan, karena dapat mempermudah pekerjaan mencuci yang biasa dikerjakan secara manual dengan tangan. Selain dapat mencuci sendiri, Ternyata pada mesin dua tabung dengan bukaan atas terdapat tabung yang berfungsi untuk memeras pakaian yang sudah dicuci dan dibilas untuk kemudian dijemur.

Bagian mesin ini disebut Spin, pakaian yang dimasukkan ke dalam tabung ini akan berkurang kadar airnya setelah diputar dengan kecepatan ttertentu sehingga mempercepat pengeringan saat pakaian dijemur.

Akibat pemakaian, maka lama kelamaan bagian pegering ini akan berkurang kemampuan daya putarnya. Seperti pada Mesin Cuci Sharp yang saya miliki. Pada awalnya, bagian tabung pengering berputar normal namun lama kelamaan menjadi melambat bahkan berhenti sama sekali.

Untuk memastikan penyebab kerusakan ini, maka Mesin cucipun saya bongkar hingga diketahui penyebabnya. Berikut ini tahap-tahan cara memperbaiki mesin cuci yang rusak bagian tabung pengeringya, silahkan disimak semoga bermanfaat:


1. Membuka Tutup Bagian Belakang Mesin Cuci.
Membuka Tutup Bagian Belakang Mesin Cuci
Membuka Tutup Belakang Mesin Cuci
Pertama-tama longgarkan seluruh baud/mur yang ada di bagian penutup belakang mesin, kemudian lepas penutupnya.


2. Mengecek Kapasitor
Mengukur kapasitor mesin cuci
Mengukur kapasitor
Kapasitor adalah bagian komponen yang berfungsi menentukan kecepatan motor yang menggerakkan tabung Spin. Bila kapasitor lemah atau rusak maka motor pengering akan melambat bahkan tidak berputar sama sekali. Ukurlah kapasitor menggunakan alat ukur Farad yang sesuai, lebih baik lagi bila menggunakan alat ukur digital agar lebih akurat. Ukuran kapasitor harus sesuai dengan yang tertera di bagian bodi kapasitor. Bila kapasitir sudah tidak sesuai lagi ukuran faradnya maka harus diganti dengan yang baru.


3. Mengecek Motor Penggerak Spin
Mengukur kabel motor mesin cuci
Mengukur kabel motor mesin pengering
Dalam sebuah motor penggerak mesin spin Sharp, terdapat dua lilitan yang masing-masing memiliki kabel tersendiri. Lilitan atau Spull ini berfunggi menggerakan motor, ukurlah dengan Ohm meter. Motor dalam keadaan normal bila kedua lilitan tersambung. Namun bila salah satu atau keduanya tidak tersambung / putus berarti lilitan terputus/terbakar. Bila kerusakan terjadi pada bagian ini, maka motor penggerak spin harus diganti baru, dipasaran hatrga motor pengering mesin cuci berkisar di angka 200 ribu hingga 250 ribu saja.

Demikianlah hal hal yang berhubungan dengan "Penyebab Bagian Pengering Mesin Cuci Lambat Sampai Tidak Berputar", semoga dapat berguna bagi pambaca.
Read More