Tips Memilih Mesin Cuci

mesin cuci front load
Peralatan rumah tangga yang satu ini sangat diperlukan oleh para ibu rumah tanga dalam membantu meringankan pekerjaan di rumah,. Apalagi bagi mereka yang sibuk dan memerlukan waktu yang lebih cepat dalam mencuci. Namun, sudahkah di rumah tangga dipilih jenis mesin cuci yang tepat dan apakah sudah benar dalam peng­gunaannya?

Cara penggunaan yang kurang benar terhadap mesi cuci bisa membuat pengeluaran membengkak. Bukan hanya soal tagihan  listrik tetapi juga mesin cuci yang menjadi tidak awet alias lekas rusak. Berikut ini beberapa tips dalam memilih mesin cuci yang disarankan.

1. Pilih mesin cuci dengan tipe front load atau bukaan depan. jenis ini dapat memberikan hasil optimal yang diklaim memiliki kinerja maksimal secara teknis. 70 persen konsumen Indonesia memang memilih mesin cuci top load (bukaan atas) dua tabung.

Dalam aksinya, mesin cuci seperti ini ternyata bisa mencuci pakaian dengan cara memutar dan seperti membant1ng. Cara mencuci seperti ini dinilai paling baik dan memberikan hasil cucian optimal. Penggunaan airnya pun lebih hemat, begitu juga dengan takaran detergen yang hanya memerlukan sedikit namun memberikan hasil maksimal. Pengeringan pakaian dengan mesin cuci bukaan depan juga lebih optimal.

Beberapa kekurangan mesin top load:

  • Saat mencuci dengan top load, Anda memerlukan air dalam jumlah banyak. 
  • Mesin akan bekerja dengan mulai berputar jika cucian terendam air. 
  • Mesin cuci bukaan atas mengandalkan kekuatan alat pemutar (spin). Pada mesin cuci bukaan atas dua tabung, misalnya, semakin tinggi kekuatan spin semakin besar pengeringan. Sedangkan mesin bukaan atas satu tabung termasuk jenis otomatis penuh. Artinya, kegiatan mencuci, membilas, bahkan mengeringkan hanya pada satu tabung.

2. Anda boleh saja memilih Mesin cuci dengan harga murah atau diskon, asalkan memahami cara penggunaan yang benar dan memilih detergen khusus untuk mesin cuci. Penggunaan mesin cuci sesuai buku panduan dan penggunaan detergen sesuai takaran bisa menghemat pengeluaran. Secara umum hal tersebut dapat menghemat detergen, air yang terkait dengan listrik, serta biaya perawatan mesin cuci. Penggunaan alat rumah tangga yang baik juga memepengaruhi daya tahan mesin cuci.

3. Pilihlah mesin cuci hemat energi, anda dapat melihat logo "energy star" yang tertera di badan mesin cuci. Mesin cuci satu tabung tergolong produk dengan tawaran inovasi teknologi terbanyak. Mulai dari teknologi hemat listrik, anti bakteri hingga desain tabung yang unik untuk meminimalisasi kerusakan pada bahan pakaian halus yang sensitif terhadap kerja mesin cuci.

Contoh beberapa produk yang menggunakan teknologi hemat energi:

LG dengan teknologi inverter direct drive yang memanfaatkan mesin bergir untuk mengganti kerja mesin dengan spinning belt. Dengan teknologi ini, mesin dapat menghemat listrik hingga sekitar 25%.

LG bukan satu-satunya inovator mesin cuci. Beberapa produsen mesin cuci lain, seperti Toshiba, Samsung, Sanken dan Sharp juga menerapkan teknologi hemat listrik pada produknya. Sebut saja, teknologi zero stepping power dari Toshiba. Kabarnya mesin cuci ini diklaim dapat menghemat penggunaan listrik hingga 20%.

Produk Sanken menggunakan Teknologi penghematan listrik dilakukan dengan sistem auto power off. Sistem ini memungkinkan mesin memutus aliran listrik secara otomatis segera setelah mesin selesai bekerja. Ada juga mesin Super Aquamagic dari Sharp yang diklaim hanya butuh listrik 199 Watt untuk beroperasi. Jauh lebih hemat dibanding kebutuhan listrik mesin cuci sekelasnya.

Terdapat banyak produk yang ditawarkan produsen, Anda dapat bebas memilih sesuai dengan kebutuhan.

1 Response to "Tips Memilih Mesin Cuci"

Silahkan berkomentar dengan kata-kata yang sopan, dilarang menyertakan link aktif. maaf, komentar tidak akan langsung dibalas karena Saya tidak selalu online. terimakasih atas kunjungannya.