Tips Belanja Barang Elektronik

Tips Belanja Barang Elektronik

trolli

Dengan dukungan kemajuan teknologi telekomunikasi dan informatika pada perdagangan bebas, telah memperluas ruang gerak arus transaksi barang dan jasa, dan menimbulkan tantangan tersendiri terhadap upaya perlindungan konsumen.

Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Ardiansyah di Jakarta, pada hari Senin mengatakan, bahwa  barang yang beredar di pasar tidak selalu sesuai standar, misalnya produk elektronik yang tidak dilengkapi petunjuk manual dan kartu garansi.

Maka dari itu BPKN selaku pelindung konsumen memberikan beberapa kiat kepada konsumen yang ingin membeli barang elektronik agar mendapatkan barang yang memuaskan. berikut kiat belanja barang elektronik yang disarankan BPKN yang kami lansir dari Antara:
  1. Hendaknya pada saat membeli perhatikanlah dengan seksama informasi pada label barang seperti besar tegangan listrik, peringatan penggunaan, tahun pembuatan, nomor produksi serta nama, alamat dan nomor telepon produsen atau importir.
  2. Pastikan produk elektronik yang dibeli memiliki label keamanan produk pada barang atau bungkusnya.
  3. Pastikan ada kantor pusat pelayanan (service center) resmi di daerah, terutama bila tinggal di luar daerah. Akan lebih baik bila petugas layanan bisa melakukan kunjungan ke rumah.
  4. Pastikan ada petunjuk penggunaan (manual) dan kartu garansi purna jual berbahasa Indonesia untuk produk tertentu seperti  telepon seluler, kulkas, AC, setrika, dan kamera digital.
  5. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, periksa masa garansi dari berbagai merek yang menjadi alternatif pilihan. Semakin lama masa garansi maka konsumen semakin mendapat perlindungan dalam pemakaian.
  6. Perhatikan pula cakupan garansi, untuk semua komponen atau bagian tertentu saja, apakah termasuk suku cadang dan jasa perbaikan.
  7. Bila anda membeli produk elektronik secara online, lakukan pemeriksaan berulang sebelumnya.
Read More
Empat Langkah Cara Mudah Membersihkan Dapur

Empat Langkah Cara Mudah Membersihkan Dapur

tempat cuci piring
kegiatan bersih-bersih rumah mestinya dilakukan sesering mungkin rutin untuk menjaga agar tetap bersih. Karena hampir setiap hari kita melakukan kegiatan yang dapatv membuat rumah kita menjadi kotor dan penuh sampah,

Tidak terkecuali bagian dapur, yang merupakan awal dimana kita memproduksi makanan yang akan kita santap. meski kegiatan membersihkan dapur terlihat merepotkan, namun bila dilakuakan dengan benar maka hal tersebut menjadi lebih mudah dengan hasil efisien. Jadi Anda tidak perlu takut report, jika rutin dilakukan pekerjaan ini akan teras lebih mudah dengan hasil maksimal. seperti yang dikutip dari detik.com berikut ini:

1. Menyimpan makanan sisa 
Bersihkan makanan dan simpan sisa hidangan sebelum anda mencuci piring. Sebab menurut penelitian bakteri dalam makanan dapat berkembang dua kali lipat setiap 20 menit dalam suhu ruangan.

2. Mencuci piring kotor
Setelah membersihkan makanan menyimpannya di dalam kulkas, segera rendam piring kotor dan panci bekas masak dengan air panas yang sudah diberi sabun agar sisa makanan cepat terlepas. lalu biarkan beberapa menit kemudian cuci piring sampai bersih.

3. Membersihkan area dapur
Bagian kompor yang sering kotor biasanya pada tuas pengatur api pada kompor dan badan terluar dari kompor yang terkena cipratan masakan atau minyak, laplah bagian tersebut dengan kain kering atau bila mengandung minyak maka dapat dibersihkan dengan spon yang mengandung air sabun. jangan lupa untuk membersihkanpegangan keran air, bak cuci piring, dan pegangan pintu kulkas.

4. membersihkan lantai
Gunakan sapu untuk membersihkan sampah kering. tempat yang harus di bersihkan antara lain adalah di bawah meja, di samping kompor, dan celah kecil antara dinding dan lantai. Lalu, kumpulkan seluruh sampah dan buang. Terakhir adalah mengepel lantai dengan air ditambah cairan pemebersih lantai.
Read More