16 May 2013

NAMA ALAT DAPUR TRADISIONAL JAWA BARAT

Di jaman yang serba canggih ini banyak orang yang sudah meninggalkan peralatan dapur yang dianggapnya kuno dan beralih ke peralatan dapur yang modern, berbagai alasan yang diungkapkan oleh masyarakat yang telah menggunakan alat dapur modern, diantaranya yaitu lebih cepat dan praktis. Padahal kalau kita sudah mencoba hasil masakan dapur yang menggunakan peralatan tradisional maka anda pasti akan ketagihan.

Menurut pandangan Saya alat dapur yang banyak digunakan sekarang lebih beresiko karena terbuat dari bahan-bahan berbahaya bagi kesehatan seperti melamin dan sterofoam yang sangat berbeda dengan alat masak tradisional yang sebagian besar terbuat dari alam dan tidak berbahaya bagi kesehatan.
Untuk lebih jelas mengenai nama alat-alat dapur tradisional jawa barat/sunda mari kita bahas satu persatu:

Nyiru (tampah)
Adalah anyaman bambu yang berbentuk bulat, digunakan untuk membersihkan kotoran atau benda yang tidak diperlukan pada beras atau kacang-kacangan yang ditapinya sebelum dimasak.
Cara menggunakannya adalah dengan meletakkan kacang atau beras di atas nyiru, lalu kedua jari tangan memegang tepian nyiru, setelah itu nyiru diangkat-angkat agar beras atau kacang tadi memantul ke atas dan turun lagi ke bawah, pada saat yang bersamaan maka angin akan meniup kulit beras atau kulit kacang yang terlepas dari butirannya dan meninggalkan nyiru, bila tidak ada angin maka kita bisa meniupnya dengan mulut kita, untuk membersihkan benda-benda kecil yang agak berat seperti batu-batu kecil maka dapat dibersihkan dengan mencari batu tersebut diantara butiran beras atau kacang menggunakan jari secara langsung.

Cukil  (entong/centong) 
Adalah alat untuk mengaduk atau mengambil nasi yang berbentuk seperti sendok dengan ukuran yang agak besar, terbuat dari kayu atau batok kelapa.

Cecempeh
Adalah nyiru kecil yang digunakan untuk menyimpan bunbu dapur.

Dulang
Wadah tempat menyimpan nasi sesaat setelah dipindahkan dari aseupan untuk dikipasi dengan hihid(diakeul).  setelah nasi diakeul maka akan dipindahkan ke dalam boboko. Kedbanyakan, dulang terbuat dari akar pohon kelapa, ketebalannya bisa mencapai dua sampai lima senti meter sehingga membuatnya berat meskipun belum diisi nasi.

Boboko
Adalah tempat menyimpan nasi atau kadang-kadang dipakai untuk mencuci beras sebelum dimasak. Terbuat dari anyaman bambu, bagian atas berbentuk lingkaran sedangkan bagian bawah berbentuk kotak.

Langseng
Adalah alat untuk memasak nasi yang diletakkan di atas hawu (tungku api), ada yang terbuat dari logam ataupun alumunium, bentuknya mirip panci besar yang ramping di bagian tengah. Pada saat memasak nasi, langseng ini akan  digabung dengan aseupan.

Aseupan
Alat untuk memasak nasi berbentuk kerucut, terbuat dari anyaman bambu, diletakkan di atas langseng dengan posisi bagian yang runcing berada di bawah. Beras yang telah dicuci akan dimasukkan ke dalam aseupan ini.

Hawu (tungku api)
Adalah tempat memasak yang menggunakan kayu sebagai bahan bakarnya, terbuat dari tanah liat atau adukan semen campur batu, biasanya tersimpan di pawon(dapur).


Anglo
Yaitu tungku untuk memasak yang menggunakan arang kayu sebagai bahan bakarnya, biasanya dipakai untuk memasak tanpa menggunakan minyak, misalnya untuk membuat surabi.

Tapir
Sejenis nyiru yang berukuran lebih besar, terbuat dari anyaman bambu yang kurang rapat sehingga terlihat seperti ram.  digunakan untuk menjemur bahan makanan yang masih mentah(dalam proses pembuatan) seperti kerupuk, keripik, lagendar, ranginang, rangining dan lain-lain.

Songsong
Alat untuk meniupkan udara ke dalam hawu agar api menjadi menyala lebih besar, berbentuk pipa, terbuat dari batang bambu, cara menggunakannya adalah dengan meniupkan udara ke salah satu ujung songsong kemudian ujung songsong yang lain diarahkan ke kayu bakar yang ada di dalam hawu.

Hihid 
Adalah kipas berbentuk katak yang terbuat dari anyaman bambu, mempunyai pegangan yang terbuat dari batang bambu. Dipakai untuk mendinginkan nasi panas yang baru diambil dari aseupan. selain itu bisa juga dipakai untuk mengipasi bara arang.

Ayakan
Adalah alat yang berfungsi untuk menyaring santan dari parutan kelapa atau sari parutan singkong. terbuat dari anyaman bambu, berbentuk bulat.

mutu
Alat untuk menghaluskan bunbu, terbuat dari batu

Coet
Tempat bumbu yang akan dihaluskan oleh mutu.

Halu
Alat penumbuk padi, biji kopi, ketan, dan lain-lain, terbuat dari kayu sebesar lengan dengan panjang yang bervariasi kira-kira satu meteran lebih.

Pipiti
Wadah berbentuk kotak yang terbuat dari anyaman bambu, berfungsi untuk menyimpan bahan makanan, bias juga dipakai untuk menyimpan hidangan yang dikirim untuk tamu undangan pada pesta  perkawinan atau haru-hari besar.

Artikel terkait:

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan kata-kata yang sopan, dilarang menyertakan link aktif. maaf, komentar tidak akan langsung dibalas karena Saya tidak selalu online. terimakasih atas kunjungannya.

 

Blog Statistic